Presiden Prabowo dijamu santap siang kenegaraan oleh Presiden Lula

Presiden Prabowo dijamu santap siang kenegaraan oleh Presiden Lula

Presiden Prabowo Subianto dijamu santap siang kenegaraan oleh Presiden Brazil Luiz Inácio Lula da Silva di Istana Itamaraty, Kompleks Kementerian Luar Negeri Brazil, Brazilia, Rabu (9/7) siang waktu setempat.

Jamuan santap siang itu merupakan bagian dari rangkaian acara kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo di Brazilia.

Dalam beberapa foto yang dibagikan oleh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo dan Presiden Lula duduk bersebelahan dalam format meja bundar.

Di meja yang sama, ada juga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta sejumlah menteri dari Brazil.

“Jamuan kenegaraan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan hubungan diplomatik yang kian erat antara Indonesia dan Brazil,” demikian siaran resmi Sekretariat Presiden mendeskripsikan suasana saat jamuan makan siang.

Dari foto-foto yang dibagikan oleh Sekretariat Presiden, Presiden Prabowo dan Presiden Lula terlihat berbincang-bincang santai dikelilingi oleh beberapa pejabat tinggi Brazil.

Presiden Lula tampak santai dengan meletakkan lengannya ke kursi sambil berbicara, sementara Presiden Prabowo terlihat mendengarkan tuan rumah.

Di sisi lain, menteri-menteri Kabinet Merah Putih seperti Menko Zulkifli dan Menteri ESDM Bahlil, serta Menteri Pendidikan Tinggi Brian Yuliarto masing-masing berbincang dengan pejabat tinggi Brazil.

Presiden Prabowo melaksanakan kunjungan kenegaraan di Istana Kepresidenan Brazil Palácio do Planalto, Brazilia, Brazil, Rabu, dan bertemu dengan Presiden Lula. Keduanya kemudian memimpin pertemuan bilateral yang membahas berbagai masalah bilateral, isu-isu di tingkat kawasan dan global.

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo dan Presiden Lula sepakat meningkatkan kerja sama di berbagai sektor, termasuk perdagangan dan investasi, pertanian dan ketahanan pangan, energi bersih, dan pertahanan.

Dua negara juga kembali menekankan dukungannya terhadap kemerdekaan penuh Palestina, dan solusi dua negara.

Dalam pertemuan bilateral itu, Presiden Prabowo didampingi jajarannya dari Kabinet Merah Putih, yaitu Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Brian Yuliarto, Wakil Menteri Luar Negeri Arrmanatha Christiawan Nasir, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Duta Besar RI untuk Brazil Edy Yusup.

Sementara itu, Presiden Lula didampingi oleh Menteri Luar Negeri Mauro Vieira, Menteri Pertanian Carlos Henrique Baqueta Fávaro, Menteri Pendidikan Camilo Santana, Menteri Pembangunan dan Bantuan Sosial José Wellington Barroso de Araújo Dias, Menteri Lingkungan Hidup Marina Silva, Penasihat Presiden Celso Amorim, dan Duta Besar Brazil untuk RI George Prata.

Kompolnas harap simpulan gelar perkara ijazah Jokowi segera diumumkan

Kompolnas harap simpulan gelar perkara ijazah Jokowi segera diumumkan

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) berharap kesimpulan gelar perkara soal dugaan ijazah palsu mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dapat segera diumumkan oleh Bareskrim Polri.

“Kami mewanti-wanti dan berharap kesimpulan ini jangan terlalu lama untuk diumumkan karena prosesnya sudah baik,” kata anggota Kompolnas Choirul Anam usai gelar perkara khusus itu di Jakarta, Rabu malam.

Dia menyebut masing-masing pihak, baik pengadu maupun teradu, telah diberikan kesempatan untuk menjelaskan hal yang mereka yakini benar. Di sisi lain, pihak eksternal seperti Kompolnas juga diwadahi untuk menggali duduk persoalan secara lebih mendalam.

“Sebagai satu proses gelar tadi sampai pendalaman sudah selesai, masing-masing peserta gelar juga memberikan pandangannya tinggal memang saat ini ditarik kesimpulan apa kesimpulannya,” ucap Anam.

Dia juga menyebut proses gelar perkara khusus itu berjalan kredibel. Ia mengaku dibolehkan untuk mendalami persoalan dugaan ijazah palsu itu secara mendetail, baik kepada pengadu maupun teradu.

“Dan penjelasannya bisa diterima. Kenapa bisa diterima? Kami tidak tidak hanya diberikan penjelasan informatif, tapi kami ditunjukkan buktinya, kami ditunjukkan bukti prosesnya, dokumentasi prosesnya, kami juga ditunjukkan alat yang digunakan sehingga itu bisa kami terima,” kata Anam.

Diceritakannya, Kompolnas ikut menggali soal perbedaan tata letak huruf dalam ijazah, ejaan, hingga metodologi yang digunakan oleh pelapor dan terlapor dalam menyusun argumentasi mereka mengenai palsu atau tidaknya ijazah Jokowi.

Kendati menyebut gelar perkara khusus telah dilakukan dengan baik dan kredibel, Anam tidak ingin mendahului Biro Pengawas Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri untuk menyimpulkan hasil gelar perkara dimaksud.

“Masing-masing pihak sudah memberikan saran, tergantung kepala biro Wassidik menyimpulkan saran itu bagaimana. Termasuk juga ahli, di situ ada ahli pidana tadi, yang juga menjelaskan bagaimana kerangka merespons fakta-fakta yang ada dalam mekanisme gelar tadi,” tuturnya.

Diketahui, Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) mengajukan aduan masyarakat (dumas) terkait adanya temuan publik, termasuk dari berbagai media sosial sebagai bentuk notoire feiten atau ‘fakta yang sudah diketahui umum’, soal cacat hukum ijazah S-1 Jokowi.

Tarif Resiprokal AS-RI, Erick Thohir serahkan hasil ke tim Airlangga

Tarif Resiprokal AS-RI, Erick Thohir serahkan hasil ke tim Airlangga

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebut Kementerian BUMN mendapat tugas untuk membantu kelancaran tugas tim negosiasi antara Indonesia dan Amerika Serikat dalam penetapan tarif resiprokal.

Ia mengatakan menyerahkan sepenuhnya hasil negosiasi tersebut pada Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Ia mengaku saat ini belum mendapat informasi detail terkait dengan tarif 32 persen yang dikenakan pada seluruh produk Indonesia.

“Saya tidak masuk ke tim resmi negosiasi, tapi kita supporting system kepada tim negosiasi dari BUMN,” ujar Erick di Jakarta, Selasa.

Dalam rapat negosiasi, BUMN ditugaskan untuk menjaga swasembada energi, investasi di luar negeri melalui Danantara Indonesia dan pengadaan pesawat yang bisa dilakukan dengan Amerika Serikat.

Tim negosiasi dari BUMN terdiri dari PT Pertamina (Persero) dan PT Garuda Indonesia (Persero). Menurut Erick, kedua BUMN tersebut bertugas untuk menjaga transaksi.

Misalnya, Pertamina untuk pembelian minyak mentah dari Amerika Serikat, sedangkan Garuda Indonesia untuk terlibat dalam pembelian pesawat Boeing.

“Dia supporting system untuk menjaga transaksi, nggak hanya dari BUMN, dari private sector kan banyak. Ada dari Indofood, terus ada dari asosiasi segala. Itu bagian dari pemerintah,” katanya.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati buka suara soal langkah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang memastikan akan tetap mengenakan tarif 32 persen untuk seluruh produk asal Indonesia per 1 Agustus 2025.

Sri Mulyani menyatakan bahwa pemerintah akan merespons kebijakan tersebut melalui koordinasi lintas kementerian. Ia juga mengatakan bahwa Tim Negosiasi RI bakal tiba di AS pada Selasa ini, untuk melanjutkan proses perundingan dengan perwakilan Pemerintah AS.

RI Banjir Tomat, Siapa Mau Makan?

Ilustrasi tomat. (Dok: Pixbay)

Produksi tomat nasional kembali naik pada 2024, tapi daya serap masyarakat justru menurun. Situasi ini menciptakan jurang kecil yang diam-diam bisa mengancam ekosistem pangan hortikultur, stok bertambah, tapi dapur rumah tangga mengecilkan perannya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total produksi tomat Indonesia pada 2024 mencapai 1,15 juta ton naik 0,79% dibanding 2023.

Peningkatan ini ditopang oleh kontribusi tiga provinsi utama Jawa Barat menyumbang 264,71 ribu ton, Sumatera Utara 215,66 ribu ton, dan Jawa Timur 113,24 ribu ton. Ketiganya menyumbang lebih dari separuh produksi nasional.

Namun, peningkatan produksi ini tidak diikuti oleh konsumsi rumah tangga. Tahun 2024, total konsumsi tomat oleh rumah tangga hanya mencapai 595,75 ribu ton turun 14,55% dibanding tahun sebelumnya.

Partisipasi rumah tangga terhadap konsumsi tomat kini berada di level 45,45%. Artinya, lebih dari separuh tomat yang beredar dikonsumsi di luar skema rumah tangga, seperti industri, hotel, restoran, atau pasar ekspor.

Data juga mencatat bulan Maret sebagai periode produksi tertinggi, yaitu 112,01 ribu ton dengan luas panen 11,06 ribu hektare.

Lonjakan produksi ini kemungkinan berkaitan dengan musim panen optimal di daerah-daerah dataran tinggi dan sistem tanam berjenjang yang umum digunakan petani di Jawa Barat dan Sumatera Utara.

Kenaikan produksi tomat memang patut diapresiasi, terutama karena terjadi di tengah ancaman perubahan iklim yang kerap mengganggu ketahanan tanaman sayur.

Namun dinamika konsumsi memperlihatkan perubahan preferensi pangan rumah tangga Indonesia. Tomat, yang dulunya menjadi bahan wajib dalam masakan rumahan, kini mulai tergeser oleh bumbu instan dan bahan pangan olahan lain.

Pola ini memberi sinyal kepada pelaku sektor pertanian. Perlu penyesuaian tidak hanya dalam jumlah, tetapi juga dalam pendekatan pasca-panen dan pemasaran.

Ketika rumah tangga mulai mengurangi frekuensi penggunaan tomat segar, sektor hilir harus mampu menawarkan nilai tambah misalnya dalam bentuk produk olahan, pasta tomat lokal, atau model distribusi yang lebih efisien.

Mobil Listrik Air EV Terbakar di Bandung, Wuling Bilang Begini

Mobil Wuling Air Ev dalam pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show Gaikindo Indonesia International Auto Show di ICE BSD, Tangerang, Banten, Kamis (10/8/2023). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)

Wuling Air EV di Jalan Soekarno Hatta arah Moh Toha, Bandung, Jawa Barat, terekam kamera tengah terbakar pada Sabtu (5/7) malam sekitar pukul 19.30 WIB. Peristiwa ini diunggah akun TikTok @virazahra.

“Lagi neduh, tiba-tiba lihat kejadian kebakaran di depan mata,” tulis akun tersebut dikutip Minggu (6/7/2025).

Dalam video selanjutnya yang diunggah, terlihat api semakin membesar dan melumat habis mobil listrik berukuran mungil tersebut. Bahkan, sempat terjadi ledakan saat kebakaran berlangsung dan api mulai membesar.

SGMW Motor Indonesia buka suara terkait insiden tersebut. Aftersales Director Wuling Motors Maulana Haki mengatakan pihaknya akan melakukan investigasi penyebab Wuling Air EV dilahap api.

“Kami baru saja menerima informasi ini dan kami turut prihatin atas kejadian yang dialami konsumen. Menurut informasi di lapangan awal mula insiden ini berawal dari sisi bagian kap depan yang berasap,” kata Maulana dikutip dari CNNIndonesia, Minggu (6/7/2025)

“Saat ini kami sedang melakukan kontak kepada konsumen dan juga berkoordinasi dengan pihak pihak terkait untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut dari kejadian ini. Karena bagi kami faktor keselamatan konsumen merupakan prioritas utama,” ucapnya kemudian.

Air EV tersebut awal mengeluarkan api di bagian kap. Tak berapa lama api membesar dan menjalan ke interior. Saat kejadian kondisi lalu lintas cukup padat dan kondisi hujan.

“Kami juga berterima kasih kepada pihak pemadam kebakaran setempat yang dengan sigap melakukan pemadaman dengan singkat,” tukas Maulana.

Atasi Resesi Seks, China Siapkan Subsidi Rp8 Juta per Anak

Seorang pria menggendong seorang anak di sebuah pusat perbelanjaan di Beijing, 30 Desember 2023. Populasi Tiongkok turun 2 juta orang pada tahun 2023, penurunan tahunan kedua berturut-turut seiring dengan menurunnya angka kelahiran dan melonjaknya angka kematian. (AP Photo/Ng Han Guan)

Pemerintah China berencana memberikan subsidi uang tunai secara nasional kepada keluarga yang memiliki anak, sebagai upaya mendorong angka kelahiran yang terus menurun selama tiga tahun terakhir.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi risiko jangka panjang terhadap perekonomian akibat penurunan populasi dan menyusutnya usia produktif.

Melansir The Straits Times di Jakarta pada Sabtu (5/7/2025), Pemerintah China akan memberikan subsidi sebesar 3.600 yuan (sekitar Rp8,1 juta) per tahun untuk setiap anak yang lahir pada atau setelah 1 Januari 2025, hingga usia anak tersebut mencapai tiga tahun.

Kebijakan ini akan diterapkan secara nasional dan menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk membalikkan tren penurunan kelahiran. Seperti tercatat pada 2024, hanya 9,54 juta kelahiran, setengah dari jumlah kelahiran pada 2016 (18,8 juta), tahun saat China mengakhiri kebijakan satu anak.

Penurunan angka kelahiran pun telah menjadi kekhawatiran besar bagi pemerintah China. Negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia ini mengalami penyusutan populasi usia kerja, yang mengancam pasokan tenaga kerja dan produktivitas jangka panjang.

China bahkan telah kehilangan gelar sebagai negara dengan populasi terbanyak di dunia, digeser oleh India pada 2023. Proyeksi PBB menunjukkan populasi China dapat turun menjadi 1,3 miliar pada 2050 dan di bawah 800 juta pada 2100, jika tren saat ini berlanjut.

Selain angka kelahiran, angka pernikahan di China juga anjlok ke level terendah dalam 50 tahun terakhir, yang memperparah krisis demografis negara itu. Pemerintah pusat dan daerah mulai berlomba-lomba mencari solusi, dari subsidi uang tunai hingga bantuan perumahan untuk keluarga muda.

Beberapa pemerintah daerah di China bahkan sudah lebih dulu meluncurkan program insentif lokal yang sangat besar. Kota Hohhot, ibu kota wilayah otonomi Mongolia Dalam, semisal menjadi sorotan nasional pada Maret 2025 karena menawarkan subsidi 50.000 yuan (Rp113 juta) untuk kelahiran anak kedua, dan 100.000 yuan (Rp226 juta) untuk anak ketiga atau lebih.

Anggaran Subsidi Dipangkas Jadi Rp288 T, LPG 3Kg Turun Tajam

Pekerja melakukan bongkar muat tabung gas LPG 3kg di kawasan Muara Baru, Jakarta Utara, Selasa (4/2/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memperkirakan belanja subsidi pada 2025 mencapai Rp288,1 triliun. Ini lebih rendah dari target awal yang sebesar Rp307,9 triliun.

Demikianlah dikutip berdasarkan Laporan Pemerintah tentang Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Semester I 2025, Jumat (4/7/2025)

Adapun yang mempengaruhi subsidi antara lain, perkembangan asumsi dasar ekonomi makro sampai dengan akhir tahun serta kebijakan pemerintah sampai dengan akhir tahun.

Pemerintah memperkirakan harga minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar US$68-82 per barel. Kurs diperkirakan Rp16.300-16.800 per dolar AS atau lebih tinggi dari asumsi dalam APBN.

Faktor lain yang turut mempengaruhi subsidi adalah realisasi volume dan perbaikan proses administrasi dan verifikasi dalam penyaluran subsidi.

Penurunan signifikan pada subsidi LPG 3 Kg dari Rp87 triliun menjadi Rp68,7 triliun.

Berikut rinciannya:

Pemerintah Keluarkan Jurus Hadapi Ketidakpastian Global, Ini Daftarnya

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyampaikan laporan dalam Rapat Paripurna DPR RI Ke-21 Masa Persidangan IV Tahun Sidang 2024 - 2025. (Tangkapan Layar Youtube/DPR RI)

Pemerintah meluncurkan dua paket stimulus untuk menstimulasi konsumsi masyarakat, yakni transportasi dan upah,

“Paket ini ditujukan untuk beberapa aktivitas stimulate lebih cepat seperti transportasi jelang anak-anak libur. Diskon kereta, pesawat dan angkutan laut, termasuk diskon tarif tol,” ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani saat Rapat Kerja bersama BI, Bappenas, dan Komisi XI DPR RI di gedung DPR, Jakarta pada Kamis (3/7/2025).

Kemudian untuk stimulasi upah juga telah disalurkan kepada para pekerja, termasuk untuk para guru.

“Subsidi upah yang menjadi anggota BPJS dengan gaji Rp3,5 juta ke bawah atau di bawah UMP Kabupaten/Kota tersebut ada 17,3 juta yang akan mendapatkan Rp300 ribu dan Rp288 ribu untuk guru Kemendikdasmen serta 277 ribu guru kementerian agama untuk dua bulan (Juni-Juli 2025), disalurkan pada Juni 2025,” bebernya.

Lebih lanjut Sri Mulyani juga mengatakan bahwa melakukan penebalan bantuan sosial dengan dana total mencapai Rp11,93 triliun dalam bentuk tambahan sembako RP200 ribu per bulan dan bantuan beras 10 kilogram per bulan. Adapun penyaluran penebalan bansos itu diharapkan disalurkan pada Juni hingga Juli.

Selain itu pemerintah juga memperpanjang diskon iuran JKK sebesar Rp200 miliar.

“Stimulus ini diharapkan memitigasi kecenderungan didera tekanan global dengan bisa compensate dampak tarif Donald Trump plus dengan situasi global yang tidak pasti,” katanya.

Google Rilis Aplikasi Doopl Buat Coba Baju Online

Google Doppl. (Dok. Google)

Anda bisa mencoba pakaian apa yang cocok tanpa perlu menggunakannya secara langsung. Google baru saja meluncurkan aplikasi bernama Doppl untuk pengguna bisa memadukan pakaian secara virtual.

Manajer Produk Google Labs, Sakshi Rambhia mengatakan pihaknya menggunakan eksperimen dari Google Labs untuk membantu pengguna memvisualisasikan sebuah pakaian saat dikenakan ke tubuh mereka.

“Uji coba virtual Doppl memudahkan Anda melihat pakaian apapun versi digital diri Anda yang dianimasikan,” kata dia dalam unggahan di Google Blog, dikutip Rabu (2/7/2025).

Doppl merupakan hasil pengembangan Google Shopping yang diumumkan Mei lalu. Layanan tersebut memiliki kemampuan untuk mencoba miliaran item pakaian secara virtual pada pengguna.

Google menambahkan fitur eksperimental tambahan, yakni menggunakan foto atau tangkapan layar untuk mencoba pakaian. Caranya juga cukup mudah yakni unggah foto maka aplikasi akan mengerjakan sisanya.

“Doppl menghidupkan penampilan dengan video yang dihasilkan AI, mengubah gambar statis jadi visual dinamis untuk memberi gambaran lebih baik bagaimana pakaian terlihat,” jelasnya.

Rambhia mengatakan Doppl akan membuat pengguna bisa mencoba gaya apapun. Hasil kreasi aplikasi itu juga dapat dibagikan kepada teman atau followers.

Dia juga memberi catatan jika Doppl masih dalam tahap awal pengembangan. Jadi hasil akhirnya kemungkinan tidak selalu tepat.

“Detail kecocokan, penampilan dan pakaian tidak selalu akurat. Google Labs merupakan rumah untuk produk eksperimen AI terbaru Google. Masukkan Anda penting untuk membantu membentuknya di masa depan,” ujar Rambhia.

Dalam postingan tersebut hanya disebutkan aplikasi telah tersedia di toko aplikasi iOS dan Android untuk Amerika Serikat (AS). Tidak ada penjelasan apakah Doppl akan tersedia di pasar lainnya.

https://slotonline.jp.net

Musim Kemarau 2025 Mundur, BMKG Ungkap Hujan Deras Sampai Kapan

Sejumlah pengendara berteduh saat hujan deras dan angin kencang di kawasan Sudirman, Jakarta, Selasa (4/6/2024). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap bahwa musim kemarau tahun ini mengalami kemunduran dan berpotensi berlangsung lebih singkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Menurut data BMKG, hingga awal Juni 2025, baru 19% zona musim (ZOM) di Indonesia yang masuk kemarau. Sementara mayoritas wilayah masih diguyur hujan.

Secara klimatologis, musim kemarau di RI padahal seharusnya sudah dimulai di banyak wilayah pada periode ini.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyebut bahwa kemunduran musim kemarau tahun ini dipengaruhi oleh curah hujan yang lebih tinggi dari biasanya (Atas Normal) pada April hingga Mei 2025, yang seharusnya merupakan masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Kondisi tersebut terjadi terutama di wilayah Indonesia bagian selatan, seperti Sumatra Selatan, Pulau Jawa, Bali, NTB, dan NTT. BMKG sebelumnya telah memprediksi fenomena ini melalui prakiraan iklim bulanan yang dirilis sejak Maret 2025.

“Prediksi musim dan bulanan yang kami rilis sejak Maret lalu menunjukkan adanya anomali curah hujan yang di atas normal di wilayah-wilayah tersebut,” jelas Dwikorita dalam keterangan resmi, dikutip Senin (23/6/2025).

Berdasarkan analisis curah hujan periode Dasarian I Juni 2025, 72% wilayah Indonesia berada dalam kategori normal, 23% mengalami kondisi kering (Bawah Normal), dan hanya 5% yang masih tergolong hujan tinggi (Atas Normal).

Sumatra dan Kalimantan mulai menunjukkan tanda awal musim kemarau, meskipun wilayah selatan Indonesia masih belum sepenuhnya bertransisi.

BMKG memperkirakan curah hujan kategori Atas Normal akan berlanjut di sejumlah wilayah hingga Oktober 2025. Dengan demikian, musim kemarau tahun ini diperkirakan lebih pendek dari biasanya.

Dwikorita mengingatkan bahwa curah hujan tinggi selama kemarau membawa dampak ganda. Di satu sisi, hal ini menguntungkan sektor pertanian padi karena irigasi tetap terjaga. Namun, di sisi lain, tanaman hortikultura menjadi lebih rentan terhadap hama dan penyakit akibat kelembapan tinggi.

“Kami mendorong petani hortikultura untuk mengantisipasi kondisi ini dengan menyiapkan sistem drainase yang baik dan perlindungan tanaman yang memadai,” ujar dia.

Selain itu, Dwikorita juga menegaskan pentingnya kesiapsiagaan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat, untuk merespons dinamika iklim yang semakin tidak menentu.

“Kita tidak bisa lagi berpaku pada pola iklim lama. Perubahan iklim global menyebabkan anomali-anomali yang harus kita waspadai dan adaptasi harus dilakukan secara cepat dan tepat.” pungkasnya.