Gedung Kedubes Italia Terbakar, 12 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan

 Gedung Kedubes Italia Terbakar, 12 Unit Mobil Pemadam Dikerahkan

Gedung Kedubes Italia Terbakar (Foto: freepik)

Gedung Kedutaan Besar (Kedubes) Italia terbakar. Sebanyak 84 personel pemadam kebakaran diterjunkan untuk menjinakkan si jago merah.

Berdasarkan laporan Command Centre Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, petugas menerima informasi kebakaran yang melanda Gedung Kedubes Italia di Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, pada pukul 16.56 WIB.

“Pengerahan unit/personel: 12 unit / 84 personel,” tulis Command Centre Gulkarmat DKI Jakarta dalam laporan yang dikutip, Kamis (29/1/2026).

Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 17.03 WIB dan langsung melakukan operasi pemadaman. Api berhasil dipadamkan, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan pada pukul 17.22 WIB.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kronologi awal kejadian juga belum diketahui secara pasti.

“Pemadaman memasuki fase pendinginan,” pungkas laporan tersebut.

kera4d

Normalisasi Kali Ciliwung, Pramono: Kami Bebaskan Lahan, Pemerintah Pusat Buat Tanggul!

Normalisasi Kali Ciliwung, Pramono: Kami Bebaskan Lahan, Pemerintah Pusat Buat Tanggul!

Normalisasi Kali Ciliwung, Pramono: Kami Bebaskan Lahan, Pemerintah Pusat Buat Tanggul!

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggandeng Pemerintah Pusat melakukan normalisasi Kali Ciliwung, sebagai upaya pengendalian banjir di Ibu Kota. Dalam proses pengerjaan, Pemprov akan melakukan relokasi warga di sekitar aliran Kali.

“Ciliwung tentunya ada pembebasan lahan, ada relokasi, dan penanganannya segera dilakukan karena apa,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Kali Cakung Lama, Selasa (27/1/2026).

Sementara Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) akan membangun tanggul dalam proyek normalisasi. Pramono menyebut, pihaknya kini telah mengeluarkan dokumen hukum resmi Penetapan Lokasi (Penlok) untuk melakukan pembebasan lahan.

“Membuat tanggul dan sebagainya itu kan dilakukan oleh PU, Kementerian PU, tetapi pembebasan lahan oleh DKI Jakarta. DKI Jakarta sudah mengeluarkan Penlok untuk itu. Jadi akan segera ditangani,” ujar dia.

Selain Kali Ciliwung, Pemprov DKI Jakarta juga telah memutuskan akan melakukan normalisasi di Kali Cakung Lama dan Kali Krukut. Ini menyampaikan kembali, penggusuran juga akan dilakukan untuk melakukan normalisasi kedua kali tersebut.

“Untuk normalisasi sungai atau Kali Cakung Lama, pasti nanti di ujungnya akan ada pembebasan lahan,” ujarnya.

Pembebasan ini akan menyasar bangun tinggal yang tingginya di atas Kali Cakung Lama. Selain pelebaran sungai, normalisasi ini juga akan membuat jalan inspeksi di samping Kali.

Pramono Yakin Normalisasi Tiga Sungai Tekan Risiko Banjir di Jakarta

Pramono Yakin Normalisasi Tiga Sungai Tekan Risiko Banjir di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memutuskan akan melakukan normalisasi sungai sebagai langkah mitigasi banjir di Ibu Kota. Tiga sungai tersebut yakni Kali Ciliwung, Kali Krukut, dan Kali Cakung Lama.

“Jadi kami sudah memutuskan untuk normalisasi tiga sungai utama. Yang pertama adalah Sungai Ciliwung, yang kedua Kali Krukut, dan yang ketiga Kali Cakung Lama,” kata Pramono di Jakarta Utara, Minggu (25/1/2026).

Ia mencontohkan Kali Cakung Lama yang sedianya memiliki lebar 15–20 meter, kini tersisa sekitar 2 meter. Penyempitan tersebut dinilai menjadi penyebab air meluap dan memicu banjir di Jakarta.

“Karena memang sebenarnya luas sungai seperti Cakung Lama itu antara 15 sampai 20 meter, tetapi sekarang tinggal 2 meter. Mau diapakan pun, air tidak bisa turun ke laut,” kata Pramono.

Polisi Tangkap Penjual Obat Keras Berkedok Tukang Sol Sepatu di Tangsel

Polisi Tangkap Penjual Obat Keras Berkedok Tukang Sol Sepatu di Tangsel

Polisi Tangkap Penjual Obat Keras Berkedok Tukang Sol Sepatu di Tangsel

 Peredaran obat keras daftar G di wilayah Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kabupaten Tangerang dilakukan melalui berbagai cara. Salah satunya ada yang berkedok sebagai tukang sol sepatu.

Pengungkapan pertama dilakukan polisi di sebuah lapak sol sepatu yang berlokasi di Kampung Suradita RT04 RW02, Cisauk, Kabupaten Tangerang, 17 Januari 2026.

“Ada informasi yang menyampaikan bahwa seorang tukang sol sepatu diduga kerap melakukan transaksi penjualan obat-obatan terlarang di lapaknya,” ujar Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya, Jumat (23/1/2026).

Petugas meringkus seorang pria berinisial TB yang bekerja sebagai tukang sol sepatu. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa ratusan obat keras tanpa izin edar.

“Yang berhasil diamankan antara lain 120 butir obat jenis Tramadol, 85 butir obat Trihexyphenidyl, uang tunai hasil penjualan obat sebesar Rp70 ribu, serta satu unit telepon genggam,” imbuhnya.

Jelang Imlek, Kawasan Pecinan Glodok Mulai Meriah

Jelang Imlek, Kawasan Pecinan Glodok Mulai Meriah

Jelang Imlek, Kawasan Pecinan Glodok Mulai Meriah. (Foto: Mei Sada)

 Kawasan Pecinan Glodok, Tamansari, Jakarta Barat, sudah mulai bersiap menyambut Tahun Baru Imlek 2026. Diketahui, perayaan Imlek akan berlangsung pada 17 Februari 2026 mendatang.

Para pedagang mulai menggelar lapak di kawasan ini dengan menjajakan berbagai pernak-pernik Imlek bernuansa merah. Tampak sejumlah pengunjung juga mulai memadati kawasan tersebut untuk membeli perlengkapan Imlek, seperti angpao hingga lampion.

Salah seorang pedagang bernama Roaini mengaku sudah belasan tahun menjajakan lapak di kawasan ini. Ia menjadi langganan pembeli aksesori menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.

Omzet yang didapatkan pun bervariasi dan bisa menembus Rp40 juta per hari karena pengunjung datang dari berbagai kota di Indonesia. Namun, tahun ini ia belum dapat memastikan puncak omzet yang akan diraih karena baru menggelar lapak dalam sepekan terakhir.

https://outsidecontrol.com

Mau Jalan-Jalan ke Phuket? Waspada Rabies akibat Gigitan Monyet Liar

Mau Jalan-Jalan ke Phuket? Waspada Rabies akibat Gigitan Monyet Liar

Mau Jalan-Jalan ke Phuket? Waspada Rabies akibat Gigitan Monyet Liar (Foto: Traveloka)

Para wisatawan yang mengunjungi kawasan wisata Phuket, Thailand, diimbau untuk menghindari interaksi langsung dengan monyet liar. Pasalnya, gigitan monyet dapat membawa risiko penularan rabies.

Jika terpapar, penyakit ini bisa berakibat fatal apabila tidak segera ditangani. Peringatan tersebut disampaikan oleh pihak berwenang dan relawan setempat setelah beberapa wisatawan melaporkan insiden gigitan dan cakaran monyet dalam beberapa minggu terakhir.

Monyet yang tampak jinak juga bisa menjadi agresif jika merasa terancam atau cemas, terutama ketika pengunjung mencoba memberi makanan. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya gigitan atau cakaran.

Petugas wisata di Phuket menegaskan larangan memberi makan atau mendekati monyet liar karena kebiasaan tersebut dapat memicu perilaku agresif. Pihak berwenang juga telah memasang sejumlah papan peringatan di titik-titik wisata yang sering dikunjungi turis untuk mengingatkan pengunjung agar menjaga jarak dan tidak berinteraksi dengan satwa liar.

Rabies merupakan penyakit virus yang menyebar melalui air liur hewan yang terinfeksi, umumnya lewat gigitan atau cakaran terbuka. Jika tidak ditangani segera dengan perawatan medis, rabies hampir selalu berakibat fatal setelah gejala muncul.

Kera4d

Mengejutkan, Sebatang Pensil Ditemukan di Kandung Kemih Anak 12 Tahun

Mengejutkan, Sebatang Pensil Ditemukan di Kandung Kemih Anak 12 Tahun

Mengejutkan, Sebatang Pensil Ditemukan di Kandung Kemih Anak 12 Tahun. (Foto: IG ryuurology)

Seorang dokter menemukan kasus yang tidak biasa. Sebatang pensil ditemukan berada di kandung kemih seorang anak berusia 12 tahun.

Dokter spesialis urologi, dr. Ryuu Damara Parisudha, Sp.U, mengisahkan pengalamannya saat menangani kasus tersebut. Awalnya, sang anak datang dengan keluhan nyeri dan kesulitan buang air kecil.

Setelah ditanya lebih lanjut oleh dokter, diketahui bahwa anak tersebut sempat mencoba memasukkan sebuah pensil ke area kemaluannya.

Tanpa disadari, pensil tersebut masuk melalui saluran kencing bawah dan terdorong hingga ke kandung kemih.

“Hasil USG dan foto BNO menunjukkan pensil berada di kandung kemih,” jelas dr. Ryuu, dikutip dari akun Instagram pribadinya, Rabu (21/1/2026). 

Setelah dilakukan tindakan teropong sistoskopi melalui saluran kencing, pensil tersebut akhirnya berhasil dikeluarkan. Kondisi kandung kemih pun dipastikan aman setelah benda asing tersebut dievakuasi.

kera4d

Ini Batas Makan Malam yang Tepat agar Tubuh Tetap Sehat

Ini Batas Makan Malam yang Tepat agar Tubuh Tetap Sehat

Makan Malam Terlalu Larut Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Batas Idealnya. (Foto: Freepik)

Gaya hidup sehat tak hanya seputar apa yang kita makan. Faktanya, waktu kapan kita makan juga memiliki dampak besar bagi kesehatan. 

Waktu makan malam yang ideal tidak sekadar mengisi perut, melainkan juga menyinkronkan kebiasaan makan dengan ritme sirkadian tubuh (circadian rhythm), yaitu jam biologis internal yang mengatur berbagai proses tubuh seperti tidur, metabolisme, dan pencernaan.

Ritme sirkadian membantu tubuh menentukan kapan waktunya aktif dan kapan saatnya beristirahat. Salah satu hormon yang berperan dalam siklus ini adalah melatonin, yang dilepaskan ketika tubuh bersiap untuk tidur.

Saat kadar melatonin mulai meningkat di malam hari, tubuh menjadi kurang efisien dalam mengolah gula dan makanan yang baru masuk. Karena itu, disarankan agar makan malam dilakukan setidaknya 2–3 jam sebelum tidur.

Bahkan, bagi sebagian orang, waktu makan malam ideal bisa mencapai 4 jam sebelum tidur agar tubuh memiliki cukup waktu untuk mencerna makanan dengan baik. 

Ada beberapa alasan utama mengapa waktu makan malam dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Berikut ini seperti dikutip dari Verywell Health, Rabu (21/1/2026). 

https://uniquepatterns.com

Polisi Tangkap 5 Tersangka Gudang Senpi Ilegal di Sumedang, Ini Perannya

Polisi Tangkap 5 Tersangka Gudang Senpi Ilegal di Sumedang, Ini Perannya

Polisi Tangkap 5 Tersangka Gudang Senpi Ilegal di Sumedang, Ini Perannya

Polda Metro Jaya membongkar gudang pembuatan senjata api (senpi) ilegal di Sumedang, Jawa Barat. Dalam kasus ini, polisi menangkap lima orang.

1. Peran Tersangka

“Lima tersangka sudah berhasil kami tangkap dan saat ini sedang menjalani proses penyidikan serta ditahan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya,” kata Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (20/1/2026).

Iman menyebutkan para tersangka memiliki peran yang berbeda. Tersangka RR (39), IMR (22) dan RAR berperan sebagai perakit sekaligus penjual senpi dan amunisi. Sementara dua orang lainnya, yaitu JS (36) dan SAA (28) berperan sebagai orang yang menjual senpi hasil rakitan.

“Dari lima tersangka yang sudah kami amankan, perannya mereka berbagi. Ada yang menjadi marketing, kemudian ada yang menjadi kurir, kemudian ada pembuatnya. Masing-masing memiliki peran sesuai dengan tugasnya,” ujarnya.

Iman menambahkan, saat ini pihaknya masih mengejar dua orang lainnya. Pihaknya pun telah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO).

“Dua tersangka masih kami lakukan pengejaran dan kami sudah terbitkan daftar pencarian orang (DPO),” kata Iman.

Kelima tersangka tersebut dijerat Pasal 306 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 KUHP dan/atau Pasal 1 Ayat (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Banjir Meluas di Jateng, BNPB Catat Ribuan Warga Terdampak

Banjir Meluas di Jateng, BNPB Catat Ribuan Warga Terdampak

banjir

 Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan banjir di wilayah Jawa Tengah (Jateng) terus meluas. Selain tiga wilayah yang menjadi atensi BNPB, yakni Kabupaten Pati, Jepara, dan Kudus, banjir juga melanda Kabupaten Batang, Pemalang, Pekalongan, Magelang, dan Banyumas.

Di Kabupaten Batang, banjir dilaporkan melanda empat desa dan lima kelurahan di Kecamatan Batang pada Jumat (16/1). Banjir dengan ketinggian air antara 30–120 sentimeter tersebut berdampak pada 15.184 jiwa.

“Sebanyak empat orang dilaporkan mengungsi di Masjid Al-Ikhlas Batang,” ungkap Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (18/1/2026).

BPBD Kabupaten Batang telah melakukan asesmen di lapangan dan berkoordinasi dengan unsur terkait. Kerugian material akibat banjir masih dalam proses pendataan oleh tim kaji cepat. Hingga Sabtu (17/1), banjir dilaporkan belum surut.

Sementara itu, dari Kabupaten Pemalang dilaporkan banjir terjadi sejak Jumat (16/1). Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan debit air Sungai Comal meningkat hingga meluap ke permukiman warga. Tiga kecamatan terdampak, yakni Kecamatan Ulujami, Randudongkal, dan Petarukan.

“Tinggi muka air tercatat antara 40–150 sentimeter. Akibatnya, sebanyak 92 warga dari total 13.178 jiwa terdampak harus mengungsi ke lokasi yang lebih aman,” ujar Aam, sapaan akrab Abdul Muhari.