“Bursa Efek Indonesia (Bursa) memutuskan untuk melanjutkan Penghentian Sementara Perdagangan Efek PT PP Properti Tbk di Seluruh Pasar terhitung sejak Sesi I Full Call Auction tanggal 27 Februari 2025, hingga pengumuman Bursa lebih lanjut,” ujarnya dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (27/2)/
Saham PPRO tercatat di papan pemantauan khusus. Selain itu berdasarkan Informasi Perseroan nomor 095/EXT/DIR/PPRO/2025 tanggal 5 Februari 2025 perihal Penyampaian Informasi Pembayaran Kewajiban Obligasi Berkelanjutan II PP Properti Tahap I Tahun 2020.
Selain itu, berdasarkan Ketentuan III.1.5. Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-L tentang Suspensi Efek, maka dapat kami sampaikan bahwa efek Perseroan telah disuspensi di Seluruh Pasar sejak tanggal 15 Oktober 2024 dan 14 Januari 2025.
“Bursa meminta kepada seluruh pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan,” pungkasnya.
“Di kami sekarang, dari seluruh produksi minyak yang tadinya itu diekspor, di zaman kami sekarang, udah nggak kita izinkan ekspor. Nanti yang bagus, kita suruh blending. Nanti yang tadinya itu nggak bisa diolah di dalam negeri, sekarang kita minta harus diolah di dalam negeri,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (26/2/2025).
Adapun, dia menyebutkan bila kualitas minyak mentah dalam negeri belum memenuhi spesifikasi untuk bisa diolah, Bahlil menegaskan hal itu bisa tetap dilakukan pemrosesan dalam negeri dengan mencampurkan dengan kualitas minyak yang lebih tinggi.
“Dengan cara bagaimana? Memblending antara kualitas minyak bagus dengan minyak yang setengah bagus. Itu di-blending agar spek di refinery kita itu masuk,” tegasnya.
Bahlil bahkan mengatakan dalam rangka menjamin ketahanan energi dalam negeri, pihaknya juga akan menambah kilang atau refinery dan penyimpanan BBM untuk bisa memasok cadangan BBM.
“Impor (BBM) kita ini kan terhadap minyak kan banyak sekali maka kita mendorong untuk membangun refinery. Tujuannya apa? Agar kita mempunyai cadangan dan minyaknya langsung dari kita. Dan ini butuh investasi besar,” imbuhnya.
Foto: Kepala Departemen Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Dicky Kartikoyono menyampaikan pemaparan dalam acara Digital Economic Forum di Jakarta, Selasa (25/2/2025). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
“Kami bayangkan apa-apa yang jadi use case untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, kita sekarang punya target 8% bisa kita petakan dan cari terobosan-terobosannya bersama,” kata Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Dicky Kartikoyono dalam acara Digital Economic Forum di Jakarta, Selasa (25/2/2025).
Melalui BIDIC, BI nantinya akan mengembangkan inovasi ekonomi digital berbasis riset dan pengembangan atau R&D untuk mencari inovasi-inovasi yang langsung bisa dimanfaatkan membuka potensi ekonomi baru.
“Seperti Korea akan inovasinya sangat cepat berbasis talent dan berbasis R&D, ini kita harus belajar dari situ, inovasi harus berdasarkan riset dan bisa dipabrikasikan, tidak hanya di dunia akademisi saja tapi bisa applicable,” ucap Dicky.
Melalui pusat inovasi itu, kata Dicky, BI juga akan menerapkan kebijakan pengembangan ekonomi berbasis kondisi masing-masing di daerah Indonesia. Peta pengembangan ekonomi di tiap daerah pun telah dibentuk dengan mempertimbangkan kapasitas infrastrukturnya.
“Ini tentu kebijakan pengembangan-pengembangannya berbeda dengan daerah-daerah yang infrastrukturnya masih terbatas, atau masyarakatnya perlu terus didorong literasinya, tentu ini pendekatannya tidak bisa disamakan,” tegas Dicky.
“Dengan pemetaan ini kita bisa buka potensi ekonomi setiap daerah sesuai kondisinya tapi pada waktunya akan sama digitalisasinya diterapkan,” ungkapnya.
Pada akhir pekan lalu, raksasa bursa mata uang kripto, Bybit dikabarkan baru saja diretas. Setidaknya US$1,5 miliar atau sekitar Rp 24,46 triliun (kurs Rp 16.310) dalam bentuk aset berhasil dicuri.
Serangan mengincar dompet dingin (cold wallet) Bybit, yakni sistem penyimpanan offline dengan rangkaian keamanan.
Dana yang dicuri kebanyakan berbentuk ether. Para pelaku berhasil mengirimkan kripto itu ke dalam sejumlah dompet dan dilikuidasi lewat sejumlah platform.
Alhasil, penarikan dalam jumlah besar pun dilakukan oleh nasabah Bybit sebab para pengguna khawatir bursa akan segera bangkrut karena serangan.
CEO Bybit, Ben Zhou telah buka suara terkait hal ini. Dia meyakinkan operasional bursa itu masih berjalan normal.
“Semua dompet dingin lain aman. Semua penarikan normal,” kata dia dalam akun X, dikutip dari CNBC International, Sabtu (22/2/2025).
Tidak hanya Bybit, kisah diretasnya kripto pun pernah terjadi sebelumnya. Berikut ini beberapa peretasan kripto terbesar hingga saat ini.
1. Ronin Network
Peretasan mata uang kripto yang besar sempat terjadi pada Maret 2022 dan menargetkan jaringan yang mendukung platform game blockchain populer, Axie Infinity. Para peretas berhasil menembus Ronin Network dan membawa kabur sekitar US$625 juta dalam bentuk Ether dan USDC (stablecoin).
Penyelidik menyatakan bahwa kelompok peretas yang didukung oleh negara Korea Utara, Lazarus Group, terkait dengan pencurian ini. Sky Mavis (pengembang Axie Infinity) berhasil memulihkan US$5,7 juta dari dana yang dicuri sebulan kemudian, tetapi serangan ini tetap menjadi peretasan mata uang kripto terbesar dalam sejarah.
2. Poly Network
Pada Agustus 2021, seorang peretas tunggal mengeksploitasi celah keamanan di platform keuangan terdesentralisasi Poly Network dan berhasil membawa kabur lebih dari US$600 juta. Pengembang proyek tersebut mengajukan permohonan melalui X (sebelumnya Twitter) agar dana yang dicuri dikembalikan, termasuk US$33 juta dalam bentuk Tether.
Poly Network kemudian menetapkan beberapa alamat untuk pengembalian dana, dan peretas yang tidak dikenal itu mulai bekerja sama. Hanya dalam dua hari, sekitar US$300 juta telah berhasil dipulihkan, dan terungkap bahwa peretas tersebut menargetkan jaringan tersebut “hanya untuk bersenang-senang” atau sebagai tantangan.
3. Binance BNB Bridge
Dalam salah satu serangan paling terkenal dalam sejarah mata uang kripto, bursa Binance diretas senilai sekitar US$570 juta pada Oktober 2022. Peretas mengeksploitasi jembatan lintas rantai, BSC Token Hub, dengan menciptakan dan menarik 2 juta koin Binance (BNB) tambahan.
Bug dalam smart contract memungkinkan peretasan ini terjadi, menyoroti perlunya keamanan blockchain yang lebih ketat.
4. Coincheck
Pada Januari 2018, bursa Jepang Coincheck mengalami pencurian 523 juta koin NEM yang bernilai sekitar US$534 juta. Kerentanan ini disebabkan oleh penggunaan hot wallet, yaitu dompet kripto yang terhubung ke internet dan tidak seaman cold storage wallet yang offline.
Pada saat itu, peretasan Coincheck bahkan lebih besar dari peretasan terkenal Mt. Gox. Presiden NEM Foundation, Lon Wong, menyebutnya sebagai “pencurian terbesar dalam sejarah dunia.”
Kendati mengalami serangan besar, Coincheck berhasil bertahan dan terus beroperasi, meskipun beberapa bulan kemudian diakuisisi oleh perusahaan layanan keuangan Jepang, Monex Group.
5. FTX
Pada 2022, FTX, yang pernah menjadi pemain berpengaruh di industri kripto, menyatakan bangkrut. Pada hari ketika perusahaan mengajukan kebangkrutan Chapter 11, lebih dari US$477 juta dicuri dari dompet kriptonya. Banyak pemilik dompet FTX melaporkan saldo US$0 di akun mereka di FTX.com dan FTX US.
Bursa kripto tersebut mengonfirmasi peretasan melalui kanal Telegram resminya, dengan pesan: “FTX telah diretas. Aplikasi FTX adalah malware. Hapus aplikasi tersebut. Chat tetap terbuka. Jangan mengunjungi situs FTX karena mungkin mengunduh Trojan.”
Pada 2024, muncul laporan tentang penangkapan sebuah sindikat SIM swap, yang berhasil mengakses akun seorang karyawan FTX dan menyedot jutaan dolar dalam bentuk kripto.
Salah satunya televisi dengan teknologi 4K Ultra HD serta OLED yang memberikan gambar tajam dan warna akurat.
Untuk pembelian LED TV 50″ UHD SMART berbagai merek seperti LG, Polytron, Panasonic, Sony, Sharp, Samsung, bisa didapatkan harga sale mulai dari Rp 3,999,200 dari harga normal Rp 6,049,000.
Sementara itu, untuk LED TV 65″ UHD Smart merek LG, Polytron, Panasonic, Sony, Sharp, Samsung, bisa didapatkan dengan harga sale mulai dari RP 6,799,200 dari harga normal Rp 10,419,000.
Adapun diskon tersebut juga berlaku untuk berbagai produk, mulai dari kebutuhan sehari-hari, sepeda listrik, hingga perlengkapan isi rumah.
Dalam program Transmart Full Day Sale pengunjung bisa menikmati diskon 20% bagi pelanggan yang menggunakan kartu kredit Bank Mega, kartu kredit Bank Mega Syariah, dan aplikasi Allo Bank-Allo Prime termasuk Allo Paylater. Bahkan untuk produk unggulan diskon bisa sampai 50% + 20% tergantung jenis produknya.
Diskon besar-besaran itu berlaku bagi pelanggan yang menggunakan kartu kredit Bank Mega, kartu kredit Bank Mega Syariah, dan aplikasi Allo Bank, mulai dari toko buka hingga tutup pukul 22.00.
Transmart Full Day Sale berlaku di seluruh gerai Transmart se-Indonesia pada Minggu, 23 Februari 2025. Jangan sampai ketinggalan!
Dalam informasi yang dibagikan CENTCOM dan dikutip Al Arabiya, dua pesawat pengebom B-52 terbang dari RAF Fairford, Inggris. Pesawat itu terbang melintasi Eropa dan enam negara mitra di Timur Tengah, yang meliputi pengisian bahan bakar udara dan misi pelatihan di lapangan tembak.
Satu negara mitra, yang tidak disebutkan namanya, menyediakan pengawalan pesawat tempur bagi para pengebom selama misi tersebut.
“Misi tersebut adalah untuk menunjukkan kemampuan proyeksi kekuatan dan integrasi negara mitra di kawasan tersebut,” kata CENTCOM, Jumat (21/2/2025).
Misi serupa dengan juga dilakukan Selasa lalu. Dua pesawat pengebom B-52 dari pangkalan Inggris yang sama membawa mereka melintasi sembilan negara di wilayah tanggung jawab CENTCOM.
Misi tersebut meliputi pengisian bahan bakar udara dan pengiriman amunisi aktif, dengan F-15 Amerika dan pesawat tempur dari empat negara mitra mengawal para pengebom tersebut.Penerbangan ini sendiri dilakukan saat sejumlah negara Timur Tengah berkumpul di Arab Saudi untuk melawan rencana Presiden AS Donald Trump untuk mencaplok wilayah Gaza, Palestina.
Diketahui, wilayah itu telah hancur karena perang antara Israel dengan milisi penguasa wilayah itu, Hamas.
Sejauh ini, sejumlah negara Arab seperti Mesir dan Yordania telah menolak rencana itu. Hal ini disebabkan niatan Trump yang juga ingin menggeser warga Gaza dari tanah airnya untuk memuluskan pencaplokan itu.
Laporan tahunan dari Sensor Tower yang bertajuk State of Mobile 2025 menempatkan TikTok sebagai aplikasi media sosial paling populer di RI dalam hal jumlah download. Perincian jumlah download TikTok tidak diberikan dalam laporan itu. Namun, secara total, jumlah download aplikasi media sosial di RI sepanjang 2024 mencapai 367 juta kali.
Media sosial adalah kategori aplikasi dengan jumlah download terbanyak, diikuti oleh kategori aplikasi nada dering sebanyak 195 juta kali dan aplikasi streaming film sebanyak 180 juta kali.
Aplikasi media sosial juga tercatat sebagai kategori dengan jumlah pembelian di dalam aplikasi (in-app purchase) terbesar di RI. Sepanjang 2024, nilai transaksi di dalam aplikasi media sosial di RI mencapai US$ 212 juta (Rp 3,46 triliun) dengan pertumbuhan tahunan nyaris 2 kali lipat.
TikTok adalah aplikasi nomor satu dalam hal transaksi di dalam aplikasi. Sumber uang terbesar TikTok adalah fitur pembelian stiker yang kemudian bisa diberikan kepada kreator sebagai tip.
Kategori aplikasi dengan nilai pembelian di dalam aplikasi terbesar kedua adalah aplikasi streaming film dan TV. Nilai transaksi warga RI di kategori aplikasi ini mencapai US$ 119 juta (Rp 1,94 triliun) dengan Vidio sebagai aplikasi dengan nilai transaksi terbesar.
Menurut Sensor Tower, Indonesia adalah negara dengan jumlah download aplikasi nomor 4 secara global. Warga RI men-download aplikasi sebanyak 7,79 miliar kali sepanjang 2024. Tiga negara dengan jumlah download terbanyak di atas RI adalah India, Amerika Serikat, dan Brasil.
Jumlah download di RI masih tumbuh meskipun secara global warga dunia mendownload lebih sedikit aplikasi setelah memuncak pada 2020 selama pandemi Covid-19. Pada 2023, jumlah download aplikasi di RI mencapai 7,17 miliar kali.
Pada program tahun ini, Telkomsel kembali melibatkan pelanggan dalam tahap penukaran poin. Tercatat lebih dari 66 ribu pelanggan Telkomsel dan by.U berpartisipasi dengan lebih dari 165 ribu transaksi. Selain itu, terkumpul hingga 1 juta Telkomsel Poin dan uCoin by.U pada periode 9-31 Desember 2024.
Adapun distribusi tas dari program “Sambungkan Senyuman untuk Generasi Gemilang” dilakukan di berbagai sekolah, mulai dari Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.
Vice President Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, Saki H. Bramono, menyampaikan program ini merupakan kelanjutan dari inisiatif Telkomsel Sambungkan Senyuman di tahun sebelumnya. Di mana Telkomsel menyerahkan ratusan pasang sepatu hasil donasi pelanggan kepada sejumlah pelajar di Papua.
“Kami berterima kasih atas partisipasi dan antusiasme pelanggan Telkomsel, IndiHome, by.U, serta berbagai pihak dalam program ‘Sambungkan Senyuman untuk Generasi Gemilang’, hingga donasi tas tersalurkan ke seluruh Indonesia,” kata dia dikutip Rabu (19/2/2025).
“Inisiatif ini menjadi komitmen kami untuk memastikan setiap generasi gemilang Indonesia mendapatkan perlengkapan sekolah layak, karena di setiap bentuk kepedulian kita dapat menghadirkan perubahan dalam meraih cita-cita mereka. Semoga upaya bersama ini dapat terus memberikan semangat dan dukungan nyata yang berdampak positif,” tambah Saki.
Dia menambahkan selain itu, dalam proses produksi tas sekolah, Telkomsel melibatkan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) asal Bandung, Open Ending, untuk mendukung industri kreatif lokal.
“Ke depan, Telkomsel akan berupaya melibatkan pelanggan dan berbagai pihak untuk ikut berperan dalam menciptakan dampak positif lebih luas bagi masyarakat, serta menghadirkan program-program yang dapat memperkuat kolaborasi dan memperluas dukungan bagi generasi penerus bangsa,” pungkas dia.
“(Demokrat sepakat dukung Prabowo di 2029?) Kita dukung Pak Prabowo menjadi presiden yang sukses, berhasil, rakyat juga pasti akan merasakan kebaikannya. Dan kita tentu ingin mendukung pak Prabowo untuk terus memimpin,” kata AHY di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (18/2/2025).
“Dan kita berharap dengan itu semua, Partai Demokrat, Koalisi Indonesia Maju juga bisa terus diperankan dengan baik,” sambungnya.
Lebih lanjut, ia menyetujui ide koalisi permanen yang sempat diusulkan Prabowo beberapa waktu lalu. Menurutnya Koalisi KIM Plus memiliki semangat yang bagus.
“Semangatnya bagus dan saya tentu ingin fokus yang jelas saat ini KIM itu solid, mengapa solid? karena bapak presiden langsung, pak Prabowo sendiri yang memimpin koalisi ini. Bisa dilihat itu bukan gimmick ya,” ucap AHY.
Menurutnya koalisi yang solid penting untuk membala apapun yang yang menjadi kebijakan saat ini. Selain itu penting untuk memberikan masukan hingga kritik.
“Yang jelas saya merasa sangat nyaman, Demokrat merasa sangat nyaman berada dalam KIM ini dan mudah-mudahan bisa dipertahankan bukan hanya di awal, tapi juga selama mengawal pemerintahan 5 tahun ke depan. Ini mudah-mudahan hasilnya adalah kekompakan yang berbuah pada kinerja yang baik,” jelasnya.
Akan tetapi, keputusan Negeri Paman Sam untuk keluar dari perjanjian pada tahun 2025 menunjukkan rapuhnya komitmen internasional dan menciptakan kekosongan kepemimpinan pada fase krusial.
Di tengah dinamika tersebut, terdapat peluang bagi Indonesia untuk tampil sebagai pemimpin di Asia Tenggara, sementara China dan Uni Eropa mengambil peran utama di tingkat global. Sebagai negara dengan ekonomi terbesar di kawasan dan anggota ASEAN, Indonesia memiliki posisi strategis untuk mendorong aksi iklim di kawasan regional.
Pernyataan sikap Presiden Prabowo Subianto dan posisi Indonesia dalam Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP 29) menegaskan ambisi Indonesia untuk menjadi pusat pelaksanaan industri energi terbarukan dan menetapkan standar kepemimpinan Perubahan iklim di Asia Tenggara. Untuk menjaga momentum ini, Indonesia perlu menunjukkan konsistensi dalam sikap dan usahanya untuk memenuhi komitmen Perjanjian Paris.
Konsistensi ini tidak hanya memperkuat legitimasi Indonesia di panggung internasional, tetapi juga meningkatkan kepercayaan dan kerja sama regional dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Dengan tetap teguh pada komitmennya, Indonesia dapat memperkuat posisinya sebagai pemimpin yang kredibel dan progresif dalam isu lingkungan global.
Visi Energi Terbarukan Indonesia: Komitmen di Kawasan dan Prioritas Strategis Keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menarik negaranya dari Perjanjian Paris untuk kedua kalinya pada 2025 mengguncang dunia kebijakan iklim. Sebagai salah satu penghasil emisi gas rumah kaca terbesar dalam sejarah, peran Amerika Serikat dalam kebijakan iklim global sangat krusial.
Kepergian mereka meninggalkan kekosongan kepemimpinan dalam aspek penanganan iklim global, yang segera diisi oleh negara-negara seperti China dan Uni Eropa. Namun, di tengah ketidakpastian ini, Indonesia mulai muncul sebagai pemimpin baru di Asia Tenggara.
Dalam COP 29 di Baku, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan visi ambisius Indonesia untuk mengembangkan 75 gigawatt (GW) energi terbarukan dalam 15 tahun ke depan. Target ini mencerminkan tekad Indonesia untuk mengambil peran utama dalam transisi energi global.
Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan energi domestik, Indonesia berkomitmen untuk memimpin Asia Tenggara dalam mengatasi perubahan iklim, mengarahkan agenda pembangunan berkelanjutan, dan membuktikan bahwa kepemimpinan iklim bukan hanya milik negara-negara adidaya.
Memanfaatkan Sumber Daya Beragam untuk Masa Depan yang Lebih Hijau Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang luar biasa. Dengan kapasitas panas bumi yang diperkirakan mencapai 29.000 megawatt (MW), Indonesia menguasai 40% cadangan panas bumi dunia. Sayangnya, kurang dari 10% dari potensi ini telah dimanfaatkan, menunjukkan masih besarnya peluang yang belum tergarap.
Selain itu, dengan sinar matahari yang tinggi sepanjang tahun, Indonesia sangat cocok untuk proyek tenaga surya berskala besar, terutama di daerah terpencil yang belum terjangkau listrik. Potensi energi angin yang kuat juga tersedia di wilayah pesisir dan lepas pantai, terutama di Sulawesi dan kepulauan timur.
Sementara itu, aliran sungai yang luas menawarkan berbagai peluang untuk proyek pembangkit listrik tenaga air. Dengan memanfaatkan sumber daya ini, Indonesia tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan energinya secara berkelanjutan tetapi juga menjadi contoh bagi negara-negara ASEAN lainnya.
Namun, ada tantangan besar dalam merealisasikan target ini. Batubara masih mendominasi bauran energi nasional, dan Indonesia tetap menjadi salah satu eksportir batubara terbesar di dunia. Diperlukan kebijakan yang dapat mengurangi ketergantungan pada batubara, diantaranya menghapus subsidi bahan bakar fosil dan menerapkan insentif berbasis pasar untuk energi terbarukan.
Regulasi yang kompleks dan sering kali inkonsisten juga menjadi hambatan bagi pengembangan energi terbarukan di Indonesia. Oleh karena itu, penyederhanaan proses perizinan, kepastian kebijakan, dan mekanisme investasi yang ramah bagi investor domestik maupun asing menjadi langkah penting.
Selain itu, sebagai negara kepulauan, tantangan logistik dalam membangun sistem energi terbarukan dalam skala besar harus diatasi melalui modernisasi dan perluasan kapasitas jaringan listrik agar dapat mengakomodasi sumber energi terbarukan.
Kepemimpinan Global dan Regional: Menjadikan Asia Tenggara Pelopor Aksi Iklim Tekad Indonesia untuk memimpin Asia Tenggara dalam menghadapi perubahan iklim tidak hanya sekadar ambisi nasional, tetapi juga mencerminkan strategi yang lebih luas untuk menetapkan agenda regional dan mendorong kerja sama ASEAN.
Sebagai pemimpin de facto ASEAN, Indonesia memiliki kapasitas untuk memengaruhi kebijakan regional terkait adaptasi iklim dan pengembangan energi terbarukan. Menetapkan target energi terbarukan yang disepakati bersama serta mendorong perdagangan energi lintas batas dapat mempercepat kerja sama dan kemajuan di kawasan.
Kepemimpinan Indonesia dapat membuka jalan bagi inisiatif kolaboratif, seperti pembangunan jaringan energi terbarukan Asia Tenggara yang memungkinkan perdagangan listrik lintas negara, berbagi praktik terbaik dalam pengembangan energi terbarukan, serta membentuk mekanisme pembiayaan regional untuk mendukung proyek energi dan iklim.
Keberhasilan Indonesia dalam transisi energi dapat menjadi contoh bagi negara-negara berkembang lainnya. Dengan membuktikan bahwa pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan dapat berjalan berdampingan, Indonesia dapat menginspirasi anggota ASEAN lainnya untuk menyelaraskan strategi pembangunan mereka dengan target iklim global.
Menjadi pemimpin dalam aksi iklim akan memberikan banyak keuntungan bagi Indonesia. Investasi di sektor energi terbarukan dapat menciptakan lapangan kerja baru, menarik investasi asing, dan mendorong inovasi industri. Hal ini dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil impor serta memperkuat ketahanan energi nasional, sehingga menjadikan Indonesia lebih tahan terhadap gejolak pasar global.
Untuk mencapai kepemimpinan regional dan global yang efektif, Indonesia harus bertindak dengan tegas. Reformasi kebijakan menjadi kunci untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, termasuk dengan menyederhanakan regulasi, menetapkan target energi terbarukan yang lebih spesifik, serta secara bertahap mengurangi subsidi bahan bakar fosil.
Investasi infrastruktur juga harus difokuskan pada modernisasi jaringan listrik dan pengembangan solusi energi terdesentralisasi, seperti tenaga surya mikrogrid di daerah pedesaan dan terpencil.
Selain itu, kerja sama regional sangat penting untuk membangun agenda iklim yang selaras dan mendorong kolaborasi dalam ketahanan iklim serta proyek energi terbarukan. Indonesia juga perlu memanfaatkan kemitraan dengan pelaku industri global seperti China, Uni Eropa, dan organisasi multilateral untuk mendapatkan pendanaan dan dukungan teknologi.
Kesimpulan: Peran Indonesia dalam Mewujudkan Masa Depan yang Berkelanjutan Target Presiden Prabowo Subianto untuk menghasilkan 75 GW energi terbarukan dalam 15 tahun ke depan adalah langkah awal dalam menjadikan Indonesia sebagai kekuatan utama energi hijau. Inisiatif ini tidak hanya mengatasi tantangan energi dan iklim dalam negeri, tetapi juga menempatkan Indonesia sebagai pemimpin transisi energi di Asia Tenggara.
Dengan memanfaatkan potensi energi terbarukan, mengatasi hambatan kebijakan, dan memperkuat kerja sama regional serta global, Indonesia memiliki peluang besar untuk menunjukkan kepemimpinan iklim yang nyata. Kini, saatnya bagi Indonesia untuk bertindak dan membuktikan bahwa negara berkembang pun dapat menjadi motor utama dalam membangun masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.