Kumbh Mela, yang berlangsung setiap 12 tahun sekali di kota Prayagraj, India utara, menarik puluhan juta umat Hindu untuk mandi di pertemuan suci Sungai Gangga, Yamuna, dan mitos Saraswati. Festival ini memiliki sejarah tragedi akibat kepadatan massa, termasuk insiden bulan lalu yang menewaskan sedikitnya 30 orang dalam situasi serupa.
Kerumunan di stasiun kereta di New Delhi diduga membludak pada Sabtu malam ketika orang-orang berusaha menaiki kereta menuju festival yang masih berlangsung hingga 26 Februari.
“Saya bisa mengkonfirmasi 15 kematian di rumah sakit. Mereka tidak mengalami luka terbuka. Kemungkinan besar mereka meninggal karena hipoksia atau mungkin cedera tumpul,” kata Dr. Ritu Saxena, wakil pengawas medis di Rumah Sakit Lok Nayak, New Delhi dikutip dari voanews, Minggu (16/2/2025).
“Ada juga 11 orang yang terluka. Sebagian besar stabil dan mengalami cedera ortopedi,” tambahnya.
Saluran berita NDTV melaporkan tiga korban tewas tambahan, mengutip pejabat dari rumah sakit lain di kota itu. Korban tewas sebagian besar merupakan perempuan dan anak-anak.
“Saya telah bekerja sebagai kuli angkut sejak 1981, tetapi belum pernah melihat kerumunan seperti ini sebelumnya,” kata seorang porter di stasiun.
Ia menjelaskan bahwa “orang-orang mulai bertabrakan dan jatuh di eskalator serta tangga” ketika peron untuk kereta khusus menuju Prayagraj tiba-tiba dipindahkan.
Menteri Perkeretaapian Ashwini Vaishnaw mengatakan bahwa penyelidikan tingkat tinggi telah diperintahkan untuk mengetahui penyebab kecelakaan ini.
Vaishnaw juga menambahkan bahwa lebih banyak kereta khusus telah disiapkan dari New Delhi untuk mengurangi kepadatan penumpang.
Prabowo mengungkapkan efisiensi yang saat ini dilakukan adalah tahap pertama dengan target penghematan sebesar Rp300 triliun.
“Memang lagi rame penghematan, ya penghematan yang kita lakukan, penghematan putaran pertama oleh Kementerian Keuangan disisir, di hemat Rp300 triliun,” ujar Prabowo dalam Pidato Politiknya di HUT ke-17 Partai Gerindra di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025).
Penghematan putaran kedua akan dilakukan dari penyisiran belanja Kementerian/Lembaga (K/L) yang kurang efisien dengan total target sebesar Rp308 triliun. Namun, ini sebanyak Rp58 triliun akan dikembalikan lagi ke KL sehingga menjadi Rp250 triliun.
Putaran ketiga, penghematan akan dilakukan melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN), di mana dividen BUMN yang ditargetkan mencapai Rp300 triliun, sebesar Rp200 triliunnya digunakan untuk negara dan Rp100 triliun dikembalikan ke BUMN.
Sebagai anggaran yang dihemat ini, dikatakan Prabowo akan digunakan untuk program Makan Siang Bergizi.
“(US$) 24 miliar terpaksa saya pakai untuk Makan bergizi, rakyat kita, anak-anak kita tidak boleh kelaparan, kalau ada anak orang kaya sudah kenyang, makan enak, nggak apa-apa, jatahmu kasi ke orang lain. Jangan ngeye, kalau enggak mau, enggak usah,” jelasnya.
Kemudian, sebagian dana yang berhasil dihemat akan diberikan untuk dikelola oleh Danantara yang akan diluncurkan pada 24 Februari 2025.
“Sisanya kita akan punya US$200 miliar, ini nggak akan kita pakai, ini akan kita serahkan ke Danantara untuk diinvestasikan,” pungkasnya.
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK Friderica Widyasari Dewi mengatakan, mereka mendapat pengaduan dari nasabah yang ternyata data pribadinya disalahgunakan untuk pembuatan rekening.
“Masyarakat perlu sangat berhati-hati memberikan informasi data pribadi NIK KTP, foto wajah, karena kasus yang ditanyakan ternyata disalahgunakan untuk kemudian buka rekening terbaru,” jelas perempuan yang akrab disapa Kiki ini, dikutip Jumat (14/2/2025).
Lebih lanjut, Kiki menjelaskan rekening baru yang dibuka tersebut selanjutnya disalahgunakan oleh para penjahat untuk mendapatkan pinjaman online yang ilegal.
“Ini tentu saja sangat merugikan konsumen yang pada dasarnya mereka tidak mengetahui datanya digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab,” terang Kiki.
Kiki menjelaskan banyak korban terjerat karena kepolosan. Sejumlah modus yang dilakukan oleh penjahat termasuk permintaan data diri untuk kepentingan lamaran pekerjaan fiktif.
Untuk itu, ia menyebutkan masyarakat harus lebih jeli memastikan bahwa pihak yang meminta adalah yang bertanggung jawab, bukan penjahat yang ingin mengeksploitasi data konsumen.
Kiki menjelaskan dalam POJK/22 2023, OJK sudah sangat jelas mengatur terkait data kerahasiaan dan konsumen. Aturan ini juga telah mempertimbangkan UU No. 27 2022 tentang perlindungan data pribadi.
“Dalam ketentuan tersebut, PUJK wajib tanggung jawab data konsumen termasuk persetujuan penggunaan data konsumen di luar tujuan awal,” jelas Kiki.
Selain itu PUJK dilarang memberikan data pribadi kepada pihak lain, termasuk penggunaan data yang ditolak.
“Jangan sampai kita mengajukan kredit ditolak tapi data kita digunakan. Kami juga larang konsumen setuju membagikan data sebagai syarat pembukaan rekening itu,” tegasnya.
Kendati demikian, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar meminta para konsumen agar teliti sebelum membeli produk kosmetik. Sebab tengah marak peredaran kosmetik mengandung bahan yang berbahaya dan ilegal.
“Sekarang begitu banyak peredaran kosmetik dan diminati. Padahal beberapa di antaranya belum terdaftar di BPOM. Perlu diwaspadai kosmetik yang tidak memenuhi persyaratan keamanan, manfaat dapat berisiko terhadap kesehatan,” kata Taruna Ikrar saat acara 2025 COSMAX Innovation Conference di Jakarta Selatan, Kamis (13/2/2025).
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kosmetik dengan kategori berbahaya bukan tidak mungkin dapat menyebabkan masalah kulit yang berisiko, seperti timbul ruam atau kulit merah, kulit perih dan panas, kulit tidak sehat, muncul jerawat, alergi, kanker, infeksi mata, dan membahayakan organ dalam tubuh.
Adapun ciri-ciri kosmetik yang aman menurutnya yakni sesuai dengan komposisi, konsentrasi, dan efikasi yang diklaim atau dicantumkan.
Mengikuti regulasi yang berlaku, terutama regulasi BPOM. Selanjutnya, memiliki izin edar BPOM. Serta tidak mengandung bahan dilarang atau bahan berbahaya.
“Kosmetik itu harus aman dan ada beberapa ciri untuk dikenali. Pertama harus sesuai kualitas, memiliki khasiat yang sesuai. Dan tentunya telah terdaftar di BPOM RI,” paparnya.
Daerah dengan peredaran kosmetik ilegal terbanyak
BPOM menemukan kosmetik ilegal dan/atau mengandung bahan berbahaya senilai lebih dari Rp 8,91 miliar selama periode Oktober hingga November 2024. “Temuan kosmetik ilegal dan/atau mengandung bahan berbahaya ini berjumlah 235 item (205.400 pieces),” ujar Kepala BPOM Taruna Ikrar dalam konferensi pers, beberapa waktu lalu.
Berdasarkan jenis pelanggaran pada temuan ini, ada 4 wilayah di Indonesia dengan nilai keekonomian temuan yang signifikan. Jawa Barat merupakan wilayah dengan temuan terbanyak hingga mencapai lebih dari Rp 4,59 miliar.
LPG telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan rumah tangga di Indonesia. Praktis, mudah digunakan, dan tersedia luas, menjadikannya pilihan utama bagi jutaan keluarga. Namun, di balik kenyamanannya, LPG menyimpan berbagai tantangan besar: ketergantungan pada impor, beban subsidi yang terus meningkat, serta dampak lingkungan yang kurang ramah.
Sebagian besar LPG yang digunakan di Indonesia berasal dari luar negeri, sehingga negara ini sangat rentan terhadap fluktuasi harga global. Pemerintah harus mengalokasikan triliunan rupiah setiap tahun untuk memastikan harga LPG 3 kg tetap terjangkau bagi masyarakat. Namun, masalah kebocoran subsidi masih menjadi tantangan besar. Banyak rumah tangga mampu dan pelaku usaha kecil turut menikmati subsidi ini, menambah beban anggaran negara.
Selain itu, LPG berasal dari bahan bakar fosil yang tidak terbarukan. Dengan tingkat konsumsi yang terus meningkat, ketersediaannya di masa depan semakin tidak bisa diandalkan. Di tengah dorongan global untuk mengurangi emisi karbon dan mencari sumber energi yang lebih ramah lingkungan, mempertahankan ketergantungan pada LPG bukanlah pilihan yang bijak.
Jika Indonesia ingin membangun sistem energi rumah tangga yang lebih berkelanjutan dan mandiri, diperlukan langkah konkret untuk mengeksplorasi alternatif yang lebih baik. Lalu, apa saja alternatif energi pengganti LPG?
Alternatif Energi Pengganti LPG
1. Biogas: Energi dari Limbah Organik
Salah satu solusi paling menjanjikan adalah biogas. Dengan memanfaatkan limbah organik seperti kotoran ternak dan sisa makanan, biogas dapat menjadi sumber energi yang ramah lingkungan sekaligus membantu mengatasi masalah limbah.
Gas metana yang dihasilkan dari fermentasi limbah organik ini memiliki karakteristik yang mirip dengan LPG dan dapat digunakan untuk memasak dengan sedikit modifikasi pada peralatan rumah tangga.
Selain mengurangi ketergantungan pada energi fosil, biogas juga menawarkan manfaat tambahan berupa pengelolaan sampah yang lebih efisien. Namun, pemanfaatannya masih menghadapi berbagai kendala, terutama dalam skala rumah tangga.
Infrastruktur biodigester belum tersedia secara luas, sementara pasokan bahan baku bergantung pada keberlanjutan produksi limbah organik. Di daerah perkotaan, di mana banyak rumah tangga tidak memiliki akses langsung ke sumber limbah, adopsi biogas masih menjadi tantangan tersendiri.
2. Kompor Induksi: Solusi Berbasis Listrik
Pilihan lain yang semakin mendapat perhatian adalah kompor induksi. Teknologi ini menawarkan efisiensi lebih tinggi dibandingkan kompor gas karena energi langsung dikonversi menjadi panas tanpa pemborosan. Tanpa api terbuka, kompor induksi juga lebih aman digunakan, mengurangi risiko kebakaran dan kebocoran gas.
Pemerintah telah mulai mendorong penggunaan kompor induksi sebagai bagian dari transisi energi. Namun, implementasinya masih menemui berbagai hambatan. Tantangan utama adalah ketergantungan pada pasokan listrik yang stabil.
Di Jawa dan Bali, hal ini bukan masalah besar, tetapi di banyak daerah lain, pemadaman listrik masih sering terjadi. Selain itu, biaya awal untuk beralih ke kompor induksi serta kebutuhan daya listrik yang lebih tinggi membuat banyak rumah tangga ragu untuk menggantikan LPG dengan teknologi ini.
3. Dimethyl Ether (DME): Alternatif LPG yang Lebih Realistis
Di tengah pencarian alternatif LPG, dimethyl ether (DME) muncul sebagai salah satu opsi paling realistis. DME adalah gas sintetis yang memiliki sifat mirip dengan LPG, sehingga dapat dicampur dan digunakan dengan sistem yang sudah ada tanpa perlu perubahan besar pada infrastruktur rumah tangga.
Keunggulan DME terletak pada potensinya untuk diproduksi dalam negeri, mengurangi ketergantungan pada impor dan menekan defisit energi. Namun, seperti halnya biogas dan kompor induksi, DME juga menghadapi tantangan dalam implementasi.
Infrastruktur produksi dan distribusi DME masih sangat terbatas, sementara investasi dalam skala besar diperlukan agar bahan bakar ini bisa bersaing dengan LPG di pasaran. Tanpa dukungan kebijakan yang kuat, DME berisiko tetap menjadi konsep menarik di atas kertas tanpa realisasi nyata.
4. Hidrogen: Masa Depan Energi Rumah Tangga
Hidrogen juga berpotensi menjadi sumber energi rumah tangga yang bersih dan efisien. Tidak seperti LPG yang menghasilkan emisi karbon saat digunakan, hidrogen hanya menghasilkan uap air, menjadikannya bahan bakar dengan dampak lingkungan yang sangat minimal.
Namun, adopsi hidrogen untuk keperluan rumah tangga masih jauh dari kenyataan. Teknologi penyimpanan dan distribusinya masih mahal, sementara infrastruktur pendukungnya belum tersedia secara luas. Saat ini, hidrogen lebih banyak digunakan dalam industri dan sektor transportasi, sementara penerapannya dalam skala rumah tangga masih dalam tahap pengembangan.
Tantangan dan Strategi Menuju Transisi Energi
Berbagai alternatif energi memang sudah tersedia, tetapi masing-masing memiliki tantangannya sendiri. Tidak ada satu solusi yang bisa menggantikan LPG secara instan, sehingga transisi energi harus dilakukan secara bertahap. Beberapa strategi yang dapat dilakukan meliputi:
1. Peningkatan Infrastruktur Energi Alternatif Pemerintah perlu meningkatkan investasi dalam infrastruktur energi alternatif, mulai dari pengembangan fasilitas produksi DME, penyediaan biodigester biogas, hingga perbaikan keandalan jaringan listrik untuk mendukung adopsi kompor induksi.
2. Penyesuaian Kebijakan Subsidi Kebijakan subsidi energi harus benar-benar tepat sasaran, agar anggaran yang dikeluarkan dapat dialihkan untuk mendukung pengembangan sumber energi yang lebih berkelanjutan.
3. Edukasi dan Sosialisasi Masyarakat Banyak rumah tangga masih enggan beralih ke alternatif LPG bukan karena teknologinya tidak tersedia, tetapi karena mereka belum memahami manfaatnya atau merasa nyaman dengan kebiasaan lama. Tanpa kesadaran yang cukup, perubahan akan berjalan lambat, bahkan jika infrastruktur dan kebijakan sudah mendukung.
4. Penelitian dan Inovasi Teknologi Dukungan terhadap penelitian dan pengembangan teknologi energi alternatif harus terus dilakukan agar solusi yang ada semakin efisien, terjangkau, dan mudah diadopsi oleh masyarakat.
Kesimpulan
Mengurangi ketergantungan pada LPG bukan hanya masalah teknis, tetapi juga persoalan kebijakan dan kesiapan sosial. Biogas bisa menjadi solusi bagi komunitas yang memiliki akses ke limbah organik, kompor induksi cocok bagi mereka yang tinggal di daerah dengan listrik stabil.
Sementara DME menawarkan opsi transisi yang lebih mudah jika infrastrukturnya dikembangkan. Hidrogen mungkin masih berada di masa depan, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa suatu hari nanti teknologi ini bisa menjadi bagian dari sistem energi rumah tangga.
Yang jelas, perubahan tidak bisa ditunda. Dengan pendekatan yang tepat dan dukungan yang memadai, Indonesia bisa memulai perjalanan menuju sistem energi rumah tangga yang lebih mandiri, efisien, dan berkelanjutan. Kini saatnya mengeksplorasi lebih jauh dan menemukan solusi terbaik untuk masa depan energi yang lebih baik.
Menurut Mandiri Sekuritas, kondisi ini tidak terlepas dari sentimen global dan banyaknya ketidakpastian yang menghantui pada saat ini. Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana memaparkan sebanyak 35%-40% investor di pasar modal RI adalah investor asing.
“Jadi dinamika geopolitik dan situasi global pun sangat menentukan mereka untuk in and out di suatu pasar modal, termasuk Indonesia,” kata Oki pada saat Konferensi Pers Mandiri Investment Forum (MIF) 2025, Selasa (11/2/2025).
Meskipun begitu, ia menyoroti fundamental emiten-emiten di pasar modal RI yang ia sebut masih “sangat baik sekali” termasuk perusahaan-perusahaan perbankan. Lantas, tidak ada masalah dengan fundamental perusahaan-perusahaan di pasar saham Indonesia.
Menurut Oki, berinvestasi di Indonesia itu mudah dalam bisnis dan memiliki kepastian hukum. Ia mengatakan alasan para investor masih belum melepas investasinya Indonesia karena growth story-nya. Oki mengatakan visi pertumbuhan para perusahaan sejalan dengan agenda Presiden Prabowo yaitu pertumbuhan ekonomi 8%.
“Jadi ini kita semua perusahaan-perusahaan di Indonesia itu sedang melihat peluang-peluang, opportunity sebaik itu organik maupun inorganik bagaimana ke depannya perusahaan-perusahaan bisa tumbuh dengan cepat sejalan dengan agenda-agenda negara kita,” tukasnya.
Maka demikian, Okai mengatakan investor asing masih tetap melihat Indonesia sebagai tujuan untuk investasi, karena faktor growth ke depannya.
“Saya sebenarnya tidak terlalu dekat dengan ibu Khofifah, saya jumpa baru menjelang pilpres, bener bu?” kata Prabowo.
Saat itu terlihat Khofifah terlihat langsung menundukkan kepala usai Prabowo menanyakan itu. Kemudian Prabowo mengaku bahwa Presiden RI Ke-7 Joko Widodo yang meminta dirinya untuk menghadap Khofifah.
“Yang suruh menghadap bu Khofifah itu pak Jokowi, benar? jadi memang kalau politik saya belajar dari pak Jokowi, gak usah malu-malu lah,” katanya.
“Kadang orang yang sudah tidak berkuasa mau dikuyu-kuyu, mau dijelek-jelekin. Jangan. Kita hormati semua, hormati semua,” sambung Prabowo.
Kemudian Prabowo bercerita setelah dirinya bertemu dengan Khofifah, ia langsung bisa menilai sosoknya. Prabowo berkesimpulan Khofifah merupakan seseorang yang bisa memimpin.
“Kita bisa ambil kesimpulan tentang kemampuan seseorang gak usah lama-lama. Seorang pemimpin daerah, pemimpin rakyat, kita bisa tahu, mengerti (dia) tahu atau tidak kehidupan rakyat. Mengerti atau tidak menguasai. Beliau menguasai, itu pertanian dikuasai, produksi berapa ton di kabupaten mana produksi beras beliau hafal. Harga bawang merah, beliau tahu ini. Pemimpin yang luar biasa,” kata Prabowo.
Saat itu juga Prabowo langsung bersyukur bahwa Khofifah mendukung dirinya saat kontestasi Pemilu Pemilihan Presiden (Pilpres) di Februari 2024 lalu.
Diketahui dalam acara itu juga dihadiri Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Ketua Umum Muslimat NU sekaligus Gubernur Terpilih Jawa Timur, Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf, hingga Rais Aam K.H. Miftachul Akhyar, dan Menteri Kabinet Merah Putih.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memberikan kontribusi nyata dalam melawan perubahan iklim. Tak sekedar membuat bumi tetap asri, langkah menjaga lingkungan ikut memberikan nilai secara ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan program BRI Menanam – Grow & Green yang dilaksanakan di lahan kritis yang terletak kampung Tanjung Prepat, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.
Di atas lahan kritis seluas 28 Ha tersebut, BRI Peduli melalui program BRI Menanam – Grow & Green menyalurkan bantuan 2.500 bibit tanaman durian yang telah ditanam Juni 2023. Di sela-sela penanaman bibit durian, juga dilakukan penanaman tanaman produktif seperti jagung, cabai dan sayuran lainnya.
Hasilnya, sejak dilakukan pada Juni 2023, tercatat sebanyak 85% tanaman utama masih bertahan hidup dengan rata-rata pertumbuhan mencapai satu meter per tahun dan berkontribusi terhadap penyerapan karbon sebanyak 2.987 CO2e (Kg). Tanaman durian yang mati karena kondisi cuaca dan hama dilakukan penyulaman secara berkala.
Keberhasilan ini tidak lepas dari praktik penanaman berkelanjutan yang dilakukan oleh BRI Peduli yang berkolaborasi bersama Yayasan Bakau Manfaat Universal (BakauMU) dan Kelompok Tani (KT) setempat yaitu KT Berkah Usaha Sejahtera. Program ini tidak hanya mencakup penanaman bibit pohon durian namun juga dilakukan penyulaman bila terdapat bibit yang gagal tumbuh, melakukan monitoring tanaman, hingga perhitungan penyerapan karbon.
“Program ini memberikan tantangan sekaligus mengubah pola pikir masyarakat tentang pemanfaatan lahan melalui tanaman produktif, serta meningkatkan kapasitas kelompok dalam manajemen waktu dan tanggung jawab kelembagaan,” ujar pendamping Lapangan Program BRI Menanam – Grow & Green Tanjung Prepat, Sufriady Syam dalam keterangannya dikutip Minggu (09/02/2025).
Selain keberhasilan tanaman yang masih bertahan hidup, program BRI Menanam – Grow & Green di Tanjung Prepat juga berhasil medorong perekonomian masyarakat melalui keberadaan tanaman sela. Pada januari 2025, KT Berkah Usaha Sejahtera berhasil melakukan panen 62 kg jagung manis, 160 kg jagung pakan, dan 60 kg cabai.
“Kami mendapatkan banyak manfaat dari program ini, mulai dari peningkatan kapasitas teknologi hingga metode modern dalam pertanian. Program ini juga meningkatkan pendapatan kelompok melalui pemanfaatan tanaman sela seperti jagung dan cabai,” sambung Sekretaris KTH Berkah Usaha Sejahtera, Samsul Bahri.
Samsul mengaku banyak manfaat atau keuntungan yang diperoleh dengan adanya program ini, di mana petani bisa mendapatkan penghasilan/upah kerja dan tentunya ada keuntungan dari penjualan yang mereka tanam. Program ini memberikan dampak positif pada peningkatan pendapatan petani sebesar 15%.
“Nantinya tanaman durian yang dipanen akan dibagi juga keuntunganya. Saat program sudah selesai, kami pastikan akan terus melanjutkan perawatan kebun,” ucapnya.
Pada kesempatan terpisah Wakil Direktur Utama BRI, Catur Budi Harto mengatakan, bahwa BRI terus berupaya memperluas program-program keberlanjutan lingkungan yang terintegrasi dengan pemberdayaan masyarakat. Hal ini menjadi langkah konkret menuju terciptanya ekosistem yang lestari sekaligus memperkuat ekonomi lokal.
“Kelompok tani setempat tentunya akan mendapatkan manfaat yang besar dari program ini seperti peningkatan kapasitas kelompok melalui program pendampingan, pemahaman mendalam tentang praktek pertanian berkelanjutan, serta akses terhadap modal dan pelatihan untuk mengelola tanaman sela seperti jagung dan cabai,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Program BRI Menanam – Grow & Green yang telah dimulai sejak 2022 ini telah memberikan dampak yang secara nyata dapat membantu mengatasi perubahan iklim dan menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan melalui berbagai aktivitas yang mendukung upaya pemulihan ekosistem baik di laut maupun di darat.
“Ini adalah bentuk komitmen BRI dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan kinerja berkelanjutan yang berbasis Environment, Social and Governance (ESG). Program ini menjadi wadah untuk mewujudkan praktik pembangunan berkelanjutan yang memiliki tujuan untuk melestarian lingkungan, menyerap karbon, memberdayakan masyarakat dan meningkatan perekonomian,” tutur Catur. lagi
Program BRI Menanam – Grow & Green di Tanjung Prepat merupakan salah satu bagian dari Program Grow & Green Reforestation yang merupakan penanaman pohon di lahan-lahan kritis, yang memberikan nilai ekonomis bagi masyarakat sekitar sekaligus pemberdayaan kelompok masyarakat di sekitar. Sejak dilaksanakan pada 2022, program ini telah menanam sebanyak 1.056.927 tanaman produktif dan bakau dengan potensi penyerapan karbon sebanyak 18.946,2 ton CO2e per tahun.
“Kegiatan penanaman pohon produktif juga merupakan upaya nyata dalam membantu pemerintah mengurangi dampak buruk dari lahan kritis seperti banjir, longsor, dan kekeringan, serta berkontribusi dalam pengurangan emisi dan adaptasi perubahan iklim,” tandas Catur.
Seiring dengan perkembangan teknologi, cara meretas aplikasi atau alat elektronik dan digital bisa dilakukan dengan berbagai rupa oleh seorang peretas.
Cara untuk melakukan penyadapan dan memata-matai ada banyak, seperti memasang aplikasi pihak ketiga, memanfaatkan WhatsApp Web, hingga mengirimkan malware ke ponsel.
Tanda Whatsapp Disadap
Adapun tanda WhatsApp yang disadap cukup mudah dikenali, berikut selengkapnya:
1. OTP
One Time Password (OTP) merupakan enam angka kode dan biasanya dikirimkan ke SMS saat akan mengakses WhatsApp. Artinya jika ada pesan yang masuk ada yang berusaha masuk ke akun WhatsApp. Jangan berikan kode OTP ini pada siapapun.
2. Keluar dari WhatsApp
Salah satu ciri yang bisa dikenali adalah tiba-tiba keluar dari WhatsApp. Bisa jadi ada perangkat lain yang mencoba masuk ke akun WhatsApp. Anda bisa mengetahui perangkat lain itu dengan menekan ikon tiga titik dan pilih WhatsApp Web.
3. Pesan Terbaca
Saat ada pesan yang sudah terbuka dan dibaca, Anda harus berhati-hati. Ini bisa jadi pertanda akun kamu telah dibajak.
4. Pesan Terkirim Sendiri
Ciri ini sama seperti sebelumnya. Waspadalah jika tiba-tiba ada pesan yang terkirim sendiri padahal Anda tak pernah mengirimkannya.
5. Status WA Asing
Terdapat status WA yang tiba-tiba muncul, padahal bukan dibuat oleh pengguna sendiri.
6. Melakukan panggilan telepon
Terdapat panggilan telepon asing di WhatsApp yang bukan dibuat oleh pengguna sendiri.
Solusi WhatsApp disadap
Sebelum penyadapan seperti di atas terjadi, ada cara yang bisa dilakukan yakni dengan melakukan verifikasi dua langkah atau two-step verification.
Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
Untuk mencegah jadi korban penyadapan dengan mengaktifkan fitur keamanan WhatsApp, verifikasi dua langkah. Dengan cara tersebut, pelaku kejahatan tak bisa mengakses WhatsApp karena tak mengetahui kode yang digunakan. Berikut cara mengaktifkannya:
– Klik opsi tiga titik
– Masuk ke Settings, lalu menuju Account dan klik Two-Step Verification
– Tekan Enable
– Masukkan enam kode
– Jangan lupa masukkan alamat email untuk memulihkan kode saat lupa
Namun, kalau sudah kejadian Anda bisa menggunakan cara ini:
Lapor ke WhatsApp
Saat mengetahui akun telah diretas, langsung nonaktifkan akun segera. Pengguna bisa menghubungi email dukungan WhatsApp di [email protected] dengan keyword “Lost/stolen: please deactivate my account” di badan email untuk menonaktifkan akun.
Pengguna bisa menyampaikan detail kronologi kejadian, termasuk kapan dan kemungkinan bagaimana akun diretas.
Pengguna punya waktu 30 hari untuk mengaktifkan kembali akun sebelum dihapus selamanya.
Log in Ulang
Anda bisa instal ulang WhatsApp untuk menangani penyadapan . Ini dapat dilakukan jika pengguna telah menekan tombol persetujuan memindahkan akun.
Perlu diingat, instal ulang dengan nomor yang telah terdaftar sebelumnya. Dengan begitu bisa mengetahui kode OTP yang dikirimkan ke nomor tersebut.
Kunci Layar Akun WhatsApp
Cara terakhir adalah mengunci layar seperti yang ada pada perangkat Android. Jadi tidak ada orang lain yang bisa mengaksesnya. Caranya buka menu Pengaturan > Privasi > pilih opsi Kunci Layar > Pindai sidik jari.
Rajin Cek WhatsApp Web
Selain itu, pengguna juga perlu rajin untuk memeriksa perangkat lain yang login menggunakan WhatsApp versi web. Apabila ada perangkat yang tidak dikenal segera keluarkan.
Ini cara mengecek perangkat yang terhubung lewat WhatsApp Web:
– Tekan opsi tiga titik
– Klik WhatsApp Web
– Berikutnya akan terlihat daftar perangkat yang terhubung dengan akun WhatsApp
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan rencana tersebut salah satunya dengan tujuan agar masyarakat bisa membeli LPG yang disubsidi oleh negara sesuai dengan harga yang sudah dipatok oleh pemerintah melalui Harga Eceran Tertinggi (HET).
“Tapi pemerintah sudah menetapkan harga yang ini eceran tertingginya kira-kira berapa, jadi ya justru harapannya masyarakat menerima harga itu adalah sesuai dengan harga HET yang ditetapkan oleh pemerintah,” kata Yuliot saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (7/2/2025).
Sejatinya, memang HET LPG 3 kg di Indonesia berbeda-beda di tiap wilayahnya. Kendati demikian, Yuliot mengungkapkan, setidaknya badan yang akan mengawasi distribusi ‘gas melon’ tersebut bisa memastikan LPG 3 kg yang dijual di pasaran sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah, walaupun berbeda di tiap daerahnya.
Kelak, badan pengawas yang kemungkinan akan ditugaskan untuk mengawasi penyaluran LPG 3 kg di Indonesia akan sama skemanya seperti badan yang mengawasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yakni BPH Migas.
BPH Migas bisa mengintegrasikan tugasnya mengawasi BBM dan juga LPG 3 Kg.
“Ya sementara kalau untuk pengawasan (BBM) hanya melalui jaringan itu yang dilakukan pengawasan oleh BPH Migas. Jadi ya kita juga kalau bisa diintegrasikan seluruh pengawasan itu dilakukan oleh BPH Migas. Jadi mungkin maksud dari Pak Menteri seperti itu,” beber Yuliot.
Adapun juga nantinya, badan khusus pengawas LPG 3 Kg ini akan menghimpun data dari badan usaha perihal seberapa besar penyaluran LPG 3 kg. Saat ini, pihaknya sedang meurumuskan peraturan baru sebagai payung hukum dari pembentukan badan pengawas