
Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai bersama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui Telkom Regional II Jakarta menjalin kerja sama dalam melakukan percepatan transformasi digital di lingkungan pendidikan.
“Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai yang menaungi institusi pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA menjadi satu-satunya dan pertama di Indonesia yang menjadi percontohan teknologi digital dari hulu ke hilir yang disediakan oleh Telkom,” kata Ketua Yayasan Waqaf Al Muhajirien Jakapermai, Syafiudin, dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat.
Syafiudin mengatakan kerja sama itu bertujuan untuk memperkuat kredibilitas institusi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional pengelolaan sekolah.
Ia memandang transformasi digital bukan hanya sebagai kebutuhan, tetapi sebagai tanggung jawab untuk memberikan pendidikan terbaik dan relevan bagi generasi penerus bangsa.
Selain meningkatkan tata kelola manajemen pendidikan, transformasi menurutnya akan membantu Yayasan Waqaf Al-Muhajirien Jakapermai dalam memberikan pengalaman belajar yang lebih modern, interaktif, dan inklusif kepada para siswa dan orang tua.
Di samping itu, kerja sama juga menjadi upaya kolaborasi untuk mewujudkan sekolah unggul berbasis digital dan inklusif untuk generasi muda yang berakhlak mulia, berdaya saing dan memiliki wawasan global.
“Kerja sama ini kami harapkan dapat menjadi pionir bagi yayasan-yayasan pendidikan lain untuk maju bersama Telkom, membangun ekosistem pendidikan digital yang berdampak secara nasional,” katanya.
EVP Telkom Regional II Edie Kurniawan menambahkan kerja sama diharapkan dapat membuka jalan menuju penguatan ekosistem pendidikan berbasis digital yang dapat mendukung tujuan pembangunan sumber daya manusia unggul dan transformasi digital sektor pendidikan.
Dalam kerja sama ini, Telkom menjadi mitra strategis Yayasan dalam menyediakan layanan total solusi digital, termasuk layanan konektivitas melalui Astinet dan Indibiz, pengembangan website berbasis digital marketing dan akal imitasi (AI), pemanfaatan omnichannel call center, cloud, data center, IoT Smart Power, Finpay, Microsoft 365, dan berbagai infrastruktur digital lain yang dibutuhkan.